HMI Ciamis Kecewa: DPRD Dinilai Tak Acuh terhadap Polemik Kekosongan Wakil Bupati

HMI Ciamis kecewa
Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Adytya Maulana Aziz/Dok. HMI Ciamis
HMI Ciamis kecewa dengan sikap DPRD Kabupaten Ciamis yang dianggap tidak serius menanggapi aspirasi masyarakat terkait kekosongan jabatan Wakil Bupati. Audiensi yang telah dijadwalkan berakhir dengan kekecewaan akibat ketidakhadiran pimpinan fraksi DPRD.

Politika, CIAMIS: HMI Cabang Ciamis menyatakan kekecewaan mendalam terhadap DPRD Kabupaten Ciamis yang dinilai acuh terhadap polemik kekosongan jabatan Wakil Bupati.

Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Adytya Maulana Aziz, mengungkapkan bahwa DPRD tidak menunjukkan komitmen sebagai perwakilan rakyat dalam menyerap aspirasi masyarakat.

Pada Kamis (7/8/2025), HMI Ciamis telah mengajukan surat permohonan audiensi kepada DPRD untuk membahas kejelasan status kekosongan Wakil Bupati Ciamis.

Permohonan ini disetujui, dan audiensi dijadwalkan pada Selasa (12/8/2025). Ketua DPRD bahkan telah mendelegasikan para ketua fraksi untuk menghadiri diskusi tersebut. Namun, kenyataannya jauh dari harapan.

“Kami datang sesuai jadwal yang telah disepakati, karena isu kekosongan Wakil Bupati ini sangat penting. Namun, DPRD baru berkumpul setelah lebih dari satu jam menunggu, dan itupun tidak semua fraksi hadir,” ujar Adytya.

Akibat ketidakseriusan ini, HMI Ciamis memilih membatalkan audiensi dan meninggalkan ruangan.

Menurut Adytya, sikap DPRD menunjukkan bahwa mereka menganggap remeh isu yang diangkat.

Ia mengungkapkan, DPRD seharusnya menjadi teman diskusi rakyat, tetapi justru menunjukkan sikap tak acuh. Ini mengecewakan.

Polemik Kekosongan Wakil Bupati Ciamis

HMI Ciamis menilai bahwa kekosongan jabatan Wakil Bupati bukan sekadar masalah prosedural, melainkan menyangkut aspek politis dan yuridis yang berdampak pada efektivitas pemerintahan.

Mereka ingin mengajukan pertanyaan strategis terkait transparansi dan kejelasan proses pengisian jabatan tersebut.

Namun, ketidakhadiran pimpinan fraksi DPRD membuat tujuan audiensi tidak tercapai.

“Kami ingin mendengar jawaban konkret dari DPRD terkait polemik ini, tetapi sikap mereka justru menunjukkan ketidakpedulian terhadap hak publik untuk memiliki pemerintahan yang efektif,” tegas Adytya.

Tuntutan HMI Ciamis

HMI Ciamis mendesak DPRD Kabupaten Ciamis untuk lebih serius menangani isu kekosongan Wakil Bupati.

Mereka menekankan pentingnya komitmen politik dan kepastian hukum agar hak masyarakat terpenuhi.

“Kami tidak hanya meminta kejelasan prosedur, tetapi juga transparansi dalam proses pengambilan keputusan,” ungkap Adytya.

HMI juga mengkritik DPRD karena dianggap tidak menghargai waktu dan tujuan kedatangan mereka.

“Kami datang dengan niat baik untuk berdiskusi, tetapi DPRD gagal menunjukkan itikad serupa,” lanjutnya.

Dampak Ketidakseriusan DPRD

Kekecewaan HMI Ciamis mencerminkan keresahan masyarakat terhadap kinerja DPRD. Ketidakhadiran pimpinan fraksi dalam audiensi ini dinilai sebagai cerminan kurangnya komitmen DPRD dalam menjalankan fungsinya sebagai penyerap aspirasi rakyat.

HMI Ciamis berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi DPRD untuk lebih responsif terhadap isu-isu strategis yang memengaruhi masyarakat.

“Kami ingin DPRD menunjukkan sikap yang lebih serius dan tidak lagi tak acuh terhadap permasalahan rakyat,” tutup Adytya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *